Berita Utama Nasional 

Jokowi Tinjau Penyambungan Listrik Program Sinergi BUMN di Bantarjati

KOTA BOGOR – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) di dampingi Menteri BUMN, Rini Soemarno meninjau penyambungan listrik gratis bagi masyarakat prasejahtera di kampung Bantarjati RW 13, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Minggu (2/12/2018) kemarin.

Penyambungan listrik gratis tersebut merupakan program sinergi dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk 1,2 juta masyarakat se – Indonesia yang belum berlangganan listrik PLN.

Menurut Jokowi, yang menjadi kendala masyarakat prasejahtera belum berlangganan listrik adalah biaya penyambungan listrik yang tidak murah.

“Sekarang banyak masyarakat yang belum berlangganan menyambung listrik dari tetangga, sehingga pembayarannya lebih mahal mencapai 50 sampai 60 ribu, jika seperti ini bisa bayar 25 – 30 ribu per bulan dan sambungannya lebih banyak bisa untuk tv, setrika, rice cooker,” ucapnya.

Lebih lanjut, Jokowi menyatakan di Jawa Barat dari target 100 ribu pelanggan, yang sudah terealisasi penyambungan baru 60 ribu pelanggan dan di targetkan dalam satu bulan kedepan akan selesai.

“Meskipun nanti terelisasi 30 ribu itu sudah bagus sekali, yang dulu dalam lima tahun hanya bisa terealisasi 3 ribu, itu memang di sesuaikan dengan pertumbuhan industri dan pertumbuhan kebutuhan listrik di rumah tangga, karena kalau kita melihat angka 35 ribu, kalau kelebihan bebannya ada di PLN, jadi PLN menyesuaikan dengan kebutuhan – kebutuhan yang ada,” katanya.

Sementara itu, Direktur PLN Regional Jawa Bagian Tengah, Amir Rosidin menuturkan program sinergi BUMN ini menggunakan dana promosi untuk 100 ribu pelanggan yang akan di listriki di Jawa Barat dan Sekarang statusnya mencapai 60.750 pelanggan.

“Kalau kita data, jumlah pelanggan tidak berlistrik di Jawa Barat adalah 235 ribu pelanggan,” ujarnya.

Program ini, lanjut Amir, hanya untuk delapan Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, Sukabumi dan Tasikmalaya.

“Kedelapan Kota/Kabupaten ini totalnya 100 ribu pelanggan dan kita akan selesaikan pada akhir Desember 2018,” terangnya.

Ia menambahkan, di Bantarjati jumlah pelanggan yang di beri sambungan listrik ada 80 pelanggan tetapi yang di kunjungi presiden Jokowi sekitar 5 pelanggan.

“Biaya sambungan itu rata – rata biayanya satu juta seratus ribu untuk 450 watt. Karena 450 watt itu tarifnya Rp.420 per KWH dan sisanya di subsidi oleh pemerintah,” pungkasnya. (RIKI)

Related posts

Leave a Comment